Aku Datang untuk Menggenapkan Hukum Taurat

April 25,2021 / Tim Beranda

Ayat: Matius 5:17-20; Roma 3:20

 

Hukum taurat sangat baik, tetapi hukum taurat tidak bisa menyelamatkan. Hukum taurat ditulis di alkitab, agar kita tahu kalau kita berdosa.

Yakobus 4:17 mengungkapkan apakah dosa itu? Bukan kita tidak melakukan ini, tidak melakukan itu, tetapi jika kita tidak melakukan yang baik, maka itu dosa.

Roma 5:17 jika kita mengerti apa yang dilakukan Adam dan Hawa, kita akan mengerti apa yang Tuhan Yesus lakukan.

Tuhan memberikan kita kebebasan dalam keterbatasan. Jika ada kebebasan tak terbatas, seseorang akan melakukan apapun juga. Kekacauan hari ini adalah kebebasan tak terbatas. Adam dan Hawa mendapat kebebasan dari Tuhan dan mereka melakukan kebebasan yang tak terbatas, sehingga mereka mati. Kematian ada 2, yaitu kematian rohani dan kematian fisik. Adam dan Hawa mati secara rohani, kemuliaan Allah meninggalkan mereka. Adam dan Hawa sadar bahwa mereka telanjang dan Tuhan memberikan kulit binatang untuk menutupi mereka. Dari sana diketahui bahwa ada rencana penebusan melalui darah Tuhan Yesus.

Mereka terlepas dari Tuhan adalah kebinasaan, sehingga mereka mati selama-lamanya di neraka. Tetapi Allah tidak rela, maka Kejadian 3:15 keturunan perempuan menunjuk kepada kelahiran Yesus. Tetapi hati manusia melawan Tuhan, tidak menerima wahyu Tuhan, dengan cara sendiri mencari jalan keluar, sehingga muncullah berbagai agama, dan tokoh-tokoh agama. Produk dari agama adalah kembali ke Allah Bapa di surga. Ini hanya berlaku untuk manusia, makhluk lain tidak. Manusia mencari segala cara untuk kembali mendekat, tapi malah semakin menjauh.

Tuhan berkata jangan kamu berpikir aku meniadakan Hukum Taurat. Setitik iotapun akan digenapi. Ini menunjukkan bahwa Hukum Taurat pasti sangat baik, tapi manusia yang bersandar pada Hukum Taurat adalah kebinasaan. Manusia tidak berdaya. Jika kita tahu baik tapi tidak melakukannya, ini adalah dosa. Dalam ayat 17 & 18 berkata bahwa jika kita melakukan Hukum Taurat adalah baik. Tapi kita yang jatuh dalam dosa dan melakukan Hukum Taurat, maka kita akan pergi kepada kebinasaan. Maka kita membutuhkan anugerah Tuhan.

Apa yang dimaksud dengan penggenapan hukum Taurat di ayat 17? Maksud dari Tuhan Yesus adalah bahwa tuntutan dan keadilan dari Tuhan sudah digenapi. Keselamatan sudah digenapi. Yesus sudah mati dan bangkit pada hari ketiga.

Banyak jalan menuju Roma, tetapi ke surga hanya ada satu jalan. Paulus berkata yang mau selamat dengan menjalankan hukum taurat adalah tidak bisa. Jangan mengira sudah ada agama kita bisa selamat. Ayat 18 & 19 mengajak kita untuk kembali kepada Tuhan Yesus. Kubur kosong membuktikan bahwa keselamatan berasal dari Tuhan Yesus.

Newton adalah seorang ilmuan yang besar dan pakar teolog. Newton berkata kalau manusia tidak ada pengetahuan, maka ia seperti seorang yang lumpuh. Dan jika seseorang tidak memiliki iman kepercayaan, ia adalah seorang buta. Artinya ilmu pengetahuan adalah penting, alam semesta diciptakan oleh Tuhan. Jika tidak ada ilmu pengetahuan, maka kita adalah seorang yang lumpuh. Namun, ada hal yang lebih penting lagi, yaitu iman kepercayaan. Jika kita tidak memiliki iman kepercayaan, kita menjadi orang yang buta. Buta lebih menakutkan daripada lumpuh. Akhirnya pengetahuan pun akan membawa kepada iman kepada Tuhan.

Dalam hari-hari yang singkat ini carilah Tuhan! Kita sering berkata kesehatan nomor 1. Hal itu tidak sepenuhnya benar. Kesehatan memang penting, tetapi hidup kekal lah yang paling penting! Pada ayat 19, Tuhan Yesus berkata bahwa kehidupan manusia tidak ada yang lebih berharga daripada mengenal Yesus, dan kehidupan lebih bernilai jika kita bersaksi tentang Yesus. Beritakan Injil yg penting ini kepada org lain!

Janganlah kita bersandar pada Hukum Taurat, tetapi mari kita bersandar pada Tuhan Yesus. Kita perlu melakukan Hukum Taurat dan melakukan pekerjaan baik, serta injil penting untuk dikabarkan ke orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus bukan hanya memberikan kepercayaan kepada kita, tetapi Tuhan memberikan kedudukan yang tinggi di surga, jika kita memberitakan injil.

Yohanes 14:12 berkata bahwa murid-murid akan melakukan pekerjaan yang lebih besar daripada Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus pergi kepada Bapa dan memberi kuasa untuk pemberitaan injil sampai ke ujung dunia. Jangan kita berpikir tentang siapa yang lebih besar di surga. Jika siapa yang ditinggikan, maka ia akan direndahkan. Oleh sebab itu, kita perlu memberitakan injil.

Ayat ke 20, Tuhan Yesus berkata bahwa keselamatan adalah anugerah, tapi kita tetap harus berjuang. Tuhan Yesus mengingatkan bahwa ada jebakan di dalamnya, yaitu hidup keagamaan mu harus lebih baik dari hidup keagamaan orang Farisi.

Banyak orang di gereja hari ini seperti orang Farisi. Di Injil Matius, Tuhan Yesus menegur orang Farisi sebagai orang yang munafik. Kita harus hati-hati dalam gereja, jangan sampai kita hidup sebagai orang yang munafik. Jika kita berbuat demikian, maka kita akan dihukum. Contoh dalam injil adalah Asitoret, dimana ketika orang bertanya kepada Asitoret seperti orang bertanya kepada Tuhan. Kepintarannya menjadi kelicikan. Dia melawan Daud dan berkomplot dengan Absalom. Di akhir cerita hidupnya, dia mati bunuh diri. Kita perlu berhati-hati dalam pelayanan.

Jadi, hari ini kita belajar:

  1. Kita harus bersandar pada Tuhan, bukan pada perbuatan baik.
  2. Kehidupan tidak lebih bernilai daripada melayani Tuhan. Kita perlu bersaksi tentang Tuhan Yesus.
  3. Hati-hati di tengah pelayanan ada jebakan, yaitu menjadi orang yang munafik.

 

NB: Ringkasan ini belum diperiksa oleh pengkhotbah - Tim Beranda